JPEG ke TXT (OCR)

Ekstrak teks dari foto dan gambar JPEG menggunakan OCR. Konversi dokumen yang difoto, kwitansi, dan papan tulis ke file teks.

JPG

tool.page.format.jpeg

Cara Kerja Pengenalan Teks OCR

OCR (Optical Character Recognition) menganalisis gambar teks dan mengonversinya menjadi karakter aktual yang dapat diedit. Saat Anda mengunggah dokumen yang dipindai atau foto, mesin OCR memeriksa pola piksel untuk mengidentifikasi huruf, angka, dan simbol. OCR modern menggunakan algoritma canggih untuk mengenali teks bahkan dalam kondisi yang menantang: resolusi rendah, halaman miring, font bervariasi, dan tata letak kompleks dengan kolom, tabel, dan konten campuran.

Proses pengenalan bekerja dalam tahapan: pertama mendeteksi wilayah teks dalam gambar, kemudian menyegmentasi karakter individual, dan akhirnya mencocokkan setiap karakter dengan pola yang dikenal. OCR kami mendukung beberapa bahasa, termasuk yang dengan karakter khusus. Setelah pengenalan, teks yang diekstrak disematkan ke format output pilihan Anda—baik PDF yang dapat dicari yang mempertahankan tampilan visual sambil menambahkan lapisan teks tersembunyi, atau dokumen Word yang dapat diedit untuk modifikasi konten penuh.

Mengapa Menggunakan OCR untuk Digitalisasi Dokumen?

Dokumen yang dipindai dan PDF berbasis gambar hanya berisi gambar teks—Anda tidak dapat mencari, menyalin, atau mengeditnya. OCR mengubah gambar-gambar ini menjadi teks aktual, membuat dokumen dapat dicari, diedit, dan dapat diakses. Saat Anda perlu menemukan konten tertentu di ribuan halaman yang dipindai, OCR memungkinkannya. Arsip digital, sistem manajemen dokumen, dan alur kerja kepatuhan bergantung pada OCR untuk membuat konten yang dipindai berguna.

Di luar kemampuan pencarian, OCR memungkinkan ekstraksi data dari dokumen kertas: mendigitalisasi kontrak untuk analisis, mengekstrak data dari formulir, mengonversi materi cetak menjadi teks yang dapat diedit untuk digunakan kembali. Persyaratan aksesibilitas sering mengharuskan teks yang dapat dicari untuk pengguna tunanetra yang mengandalkan pembaca layar. OCR menjembatani kesenjangan antara arsip kertas dan alur kerja digital.

Akurasi dan Faktor Kualitas OCR

Akurasi OCR sangat bergantung pada kualitas gambar sumber. Scan yang bersih dan beresolusi tinggi (300+ DPI) dengan kontras yang baik menghasilkan hasil terbaik—sering kali akurasi 98-99% untuk teks cetak dalam font umum. Resolusi lebih rendah, kontras buruk, halaman miring, atau font tidak biasa mengurangi akurasi. Teks tulisan tangan jauh lebih sulit dikenali daripada teks cetak; harapkan akurasi lebih rendah untuk tulisan tangan.

Tata letak kompleks dengan beberapa kolom, tabel, gambar, dan konten campuran memerlukan lebih banyak pemrosesan. OCR kami berupaya mempertahankan struktur dokumen, tetapi tata letak yang sangat kompleks mungkin memerlukan penyesuaian manual setelah konversi. Untuk hasil terbaik, gunakan scan yang bersih dari dokumen yang dicetak dengan jelas dalam bahasa yang didukung. Tinjau output OCR sebelum mengandalkannya untuk aplikasi kritis.

Tips untuk Hasil OCR Terbaik

Scan dokumen pada 300 DPI atau lebih tinggi—resolusi yang lebih tinggi meningkatkan akurasi pengenalan. Pastikan kontras yang baik antara teks dan latar belakang; hindari halaman yang pudar atau menguning jika memungkinkan. Scan halaman dengan lurus (tidak miring) untuk membantu OCR mendeteksi baris teks dengan benar. Untuk foto, pastikan pencahayaan merata tanpa bayangan di area teks.

Pilih bahasa yang benar untuk dokumen Anda—OCR menggunakan kamus dan set karakter khusus bahasa. Setelah konversi, koreksi output, terutama untuk angka, nama proper, dan terminologi khusus di mana kesalahan OCR paling umum. Untuk dokumen multi-halaman, periksa setiap halaman karena kualitas mungkin bervariasi. Simpan scan asli jika pemrosesan ulang dengan pengaturan berbeda meningkatkan hasil.

JPEG to TXT (OCR) | File Converter Lab